Matematika Kelas 4 Untuk 3 Kali Pertemuan

Modul Ajar Matematika Kelas 4 - Pengukuran Luas

Modul Ajar: Pengukuran Luas (Satuan Tidak Baku & Baku)

Mata Pelajaran: Matematika

Kelas: 4 SDN 16 Anggrek

Target: Siswa Sekolah Dasar (Fase A/B)

Durasi: 3 Pertemuan (@ 2 x 35 menit / menyesuaikan jam pelajaran)

Pertemuan 1: Eksplorasi Luas & Satuan Tidak Baku

Tujuan: Siswa memahami konsep "Luas" sebagai area yang menutupi permukaan dan menyadari kelemahan satuan tidak baku.

Langkah-langkah Pembelajaran

A. Kegiatan Awal (10 Menit)

  1. Apersepsi (Visual): Guru meletakkan buku besar dan penghapus kecil di atas meja guru.
  2. Pemantik: "Anak-anak, jika Bapak/Ibu ingin menutupi seluruh permukaan meja ini sampai tidak terlihat kayunya, benda mana yang lebih cepat menutupinya? Buku atau penghapus? Mengapa?"
  3. Konsep Dasar: Guru menjelaskan bahwa permukaan yang akan kita tutup itu disebut Luas.

B. Kegiatan Inti (50 Menit)

  1. Eksplorasi Kelompok (Bermain Peran): Siswa dibagi menjadi 3 kelompok besar.
    • Kelompok 1: Mengukur luas meja menggunakan Buku Tulis.
    • Kelompok 2: Mengukur luas meja menggunakan Kartu/Kertas Origami.
    • Kelompok 3: Mengukur luas meja menggunakan Telapak Tangan.
  2. Instruksi Penting: "Ingat, saat mengukur, benda harus disusun rapi, berimpit, dan tidak boleh ada celah."
  3. Pelaporan Data: Setiap kelompok menuliskan hasil hitungannya di papan tulis. (Misal: Kelompok 1 = 15 buku, Kelompok 3 = 40 telapak tangan).
  4. Diskusi Kritis: Guru bertanya, "Meja yang diukur sama, tapi kenapa angkanya berbeda-beda?"
  5. Penyimpulan Awal: Siswa dipandu untuk menyimpulkan bahwa ukuran alat ukur yang berbeda (tidak baku) menghasilkan angka yang berbeda.

C. Kegiatan Penutup (10 Menit)

  1. Refleksi: Siswa diajak merasakan kesulitan jika berkomunikasi dengan ukuran yang berbeda. "Bayangkan jika kamu memesan karpet tapi menggunakan ukuran jengkalmu, sedangkan penjual menggunakan jengkalnya yang lebih besar. Apa yang terjadi?"

Pertemuan 2: Menuju Keseragaman (Satuan Baku)

Tujuan: Siswa memahami perlunya satuan baku (persegi satuan) agar hasil pengukuran konsisten.

Langkah-langkah Pembelajaran

A. Kegiatan Awal (10 Menit)

  1. Review: Mengingat kembali masalah perbedaan angka pada pertemuan sebelumnya.
  2. Solusi: Guru menunjukkan satu tumpukan kertas persegi (misal: sticky notes atau potongan kertas karton) yang ukurannya sama persis. "Bagaimana jika semua kelompok menggunakan alat ukur ini?"

B. Kegiatan Inti (50 Menit)

  1. Praktek Satuan Baku: Semua kelompok diminta mengukur benda yang sama (misalnya permukaan sampul buku LKS) menggunakan "Persegi Satuan" yang dibagikan guru.
  2. Perbandingan Hasil: Guru meminta hasil hitungan. Hasilnya harus sama atau hampir sama antar semua siswa.
  3. Penguatan Konsep: Guru mengenalkan istilah "Persegi Satuan".
  4. Tantangan Mini: Siswa diminta membuat bentuk bebas (huruf L, kotak, atau persegi panjang) di meja menggunakan 6 sampai 10 persegi satuan, lalu teman sebangkunya harus menebak berapa luasnya (dengan menghitung jumlah perseginya).

C. Kegiatan Penutup (10 Menit)

  1. Refleksi Mindfulness: "Apa yang kamu rasakan saat menyusun persegi satuan dengan rapi? Apakah butuh kesabaran?"
  2. Kesimpulan: Agar hasil ukur sama bagi semua orang, kita harus menggunakan satuan yang ukurannya sama (baku).

Pertemuan 3: Luas pada Kertas Berpetak (Abstraksi)

Tujuan: Siswa dapat menghitung luas bangun datar dengan menghitung jumlah petak (kotak) pada gambar grid.

Langkah-langkah Pembelajaran

A. Kegiatan Awal (10 Menit)

  1. Transisi: Guru memegang kertas berpetak (grid). "Bayangkan kertas ini adalah lantai yang sudah dipasangi ubin persegi satuan. Kita tidak perlu lagi menempel kertas satu per satu, cukup menghitung kotaknya."

B. Kegiatan Inti (50 Menit)

  1. Demonstrasi: Guru menggambar sebuah persegi panjang di papan tulis berpetak (misal 3 x 4 kotak). Guru menghitung bersama siswa jumlah kotaknya satu per satu. "Satu, dua, tiga... dua belas." Luas = 12 Persegi Satuan.
  2. Latihan Mandiri: Siswa diberikan Lembar Kerja (LKPD) berisi gambar berbagai bangun datar di atas kertas berpetak (persegi, persegi panjang, dan bentuk tidak beraturan).
  3. Strategi Menghitung: Guru mengajarkan cara menghitung yang efektif (misalnya memberi nomor pada setiap kotak yang sudah dihitung agar tidak lupa/terlewat).
  4. Evaluasi Tugas: Mengerjakan soal latihan (termasuk tugas isian di bawah).

C. Kegiatan Penutup (10 Menit)

  1. Kesimpulan Akhir: Luas adalah banyaknya satuan persegi yang menutupi suatu permukaan.
  2. Apresiasi: Guru memuji ketelitian siswa dalam menghitung kotak.

Tugas Evaluasi (3 Nomor Isian)

Berikan tugas ini pada akhir Pertemuan 3 untuk menguji pemahaman siswa dari seluruh rangkaian materi.

Nama: ________________

Kelas: ________________

Jawablah titik-titik di bawah ini dengan tepat!

  1. Andi mengukur meja dengan kartu, sedangkan Budi mengukur meja yang sama dengan buku tulis. Hasil pengukuran Andi adalah 20 kartu, sedangkan Budi 8 buku. Hasil pengukuran mereka berbeda karena mereka menggunakan satuan ___________________.
  2. Perhatikan gambar di bawah ini! (Guru menyajikan gambar sebuah persegi panjang pada kertas berpetak dengan panjang 5 kotak dan lebar 3 kotak). Luas bangun datar pada gambar di atas adalah ___________________ persegi satuan.
  3. Agar hasil pengukuran luas sama antara satu orang dengan orang lainnya, kita harus menggunakan satuan ___________________.

Kunci Jawaban:

  1. Tidak Baku
  2. 15 (Siswa menghitung jumlah kotak)
  3. Baku (atau Sama / Persegi Satuan)

Soal Latihan

Pertemuan 1: Fokus pada Luas (TP 1).

Pertemuan 2: Fokus pada Volume (TP 2).

Pertemuan 3: Fokus pada Konversi Satuan (TP 3).

Berikut adalah soal isian singkat (3 nomor) untuk setiap pertemuan:

Pertemuan 1: Pengukuran Luas

Fokus: Mengukur dan mengestimasi luas (Satuan Tidak Baku & Baku).

Soal Isian:
  1. Budi mengukur luas meja menggunakan kartu, sedangkan Siti mengukur meja yang sama menggunakan buku tulis. Hasil pengukuran mereka angkanya berbeda karena kartu dan buku tulis adalah satuan __________.
  2. Perhatikan lantai kamarmu. Untuk menutupi seluruh lantai kamar, kita membutuhkan ubin dalam jumlah tertentu. Banyaknya ubin yang menutupi permukaan lantai disebut __________.
  3. Hitunglah kotak pada gambar di samping! (Bayangkan gambar persegi panjang yang terdiri dari 3 baris dan 4 kolom). Luas bangun datar tersebut adalah __________ persegi satuan.
Kunci Jawaban:
  1. Tidak Baku
  2. Luas
  3. 12

Pertemuan 2: Pengukuran Volume

Fokus: Mengukur dan mengestimasi volume (Satuan Tidak Baku & Baku).

Soal Isian:
  1. Ibu mengisi ember dengan menggunakan gayung. Adik mengisi ember yang sama dengan menggunakan gelas kecil. Orang yang akan lebih cepat memenuhkan ember adalah __________.
  2. Botol minum Edo bertuliskan "600 ml". Satuan "ml" (mililiter) adalah contoh satuan __________ untuk pengukuran volume.
  3. Perhatikan gambar dua wadah ini: Wadah A adalah sebuah galon, Wadah B adalah sebuah cangkir. Wadah yang memiliki volume (isi) lebih besar adalah Wadah __________.
Kunci Jawaban:
  1. Ibu (atau Gayung)
  2. Baku
  3. A (atau Galon)

Pertemuan 3: Konversi Satuan Baku

Fokus: Memahami konsep dasar konversi (Liter ke Mililiter).

Catatan konsep: 1 Liter = 1.000 ml.

Soal Isian:
  1. Ayah membeli 1 botol minyak goreng ukuran besar yang isinya 1 Liter. Jika isinya dituang ke dalam gelas ukur, maka volumenya sama dengan __________ mililiter.
  2. Sebuah kotak susu memiliki isi 250 ml. Untuk mendapatkan volume 1 Liter (1.000 ml), kita membutuhkan __________ kotak susu tersebut.
  3. Adik minum 200 ml susu, sedangkan Kakak minum 1 Liter air. Yang meminum cairan lebih banyak adalah __________.
Kunci Jawaban:
  1. 1.000
  2. 4 (Caranya: 250 + 250 + 250 + 250 = 1.000)
  3. Kakak

Postingan Terkait

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *