Latihan Soal 12 Januari 2025 : Ditukar dengan Apa?
Tujuan Pembelajaran 4.5.1
Melalui kegiatan membaca cerita “Ditukar dengan Apa?” peserta didik mampu mengidentifikasi permasalahan tokoh dengan baik.
- Masalah utama yang dihadapi Ela Pelatuk saat ingin mendapatkan bunga dari Ke Kelinci dengan cara barter adalah...
- Ela Pelatuk tidak memiliki barang untuk ditukarkan.
- Ke Kelinci tidak membutuhkan sendok kayu buatan Ela.
- Bunga milik Ke Kelinci sudah layu dan tidak bagus.
- Ela Pelatuk tidak suka dengan warna bunga Ke Kelinci.
- Alasan utama Ti Tikus merasa keberatan menggunakan batu sebagai alat pembayaran adalah...
- Batu sulit ditemukan di Hutan Kelayau.
- Batu-batu itu terlalu berat bagi tubuh kecil Ti Tikus.
- Ti Tikus lebih menyukai sistem barter daripada uang.
- Batu tidak bisa dimakan oleh Ti Tikus.
- Kendala yang muncul ketika hewan-hewan menggunakan uang kayu yang bergambar barang tertentu (seperti gambar pisang atau wortel) adalah...
- Uang kayu mudah rusak dimakan rayap.
- Hewan kesulitan menukar uang jika penjual tidak butuh barang di gambar uang tersebut.
- Gambar pada uang kayu terlalu jelek dan tidak jelas.
- Uang kayu terlalu ringan sehingga mudah hilang.
- Kesulitan yang dihadapi Ke Kelinci ketika ia memiliki uang kayu bernilai besar (angka 5) tetapi hanya ingin membeli sedikit barang (seharga 2) yaitu...
- Ia membutuhkan uang kembalian dari penjual (pecahan kecil).
- Penjual tidak mau menerima uang kayu angka 5.
- Uang angka 5 terlalu besar ukurannya untuk dibawa.
- Tidak ada barang yang harganya di bawah angka 5.
Tujuan Pembelajaran 4.5.2
Dengan membaca “Ditukar dengan Apa?”, peserta didik dapat menyebutkan tujuan penulis dengan tepat.
- Tujuan penulis menyajikan cerita tentang hewan-hewan yang kesulitan melakukan barter hingga menemukan uang adalah...
- Untuk mengajarkan cara bercocok tanam di hutan.
- Untuk menjelaskan sejarah munculnya uang dan kegunaannya secara sederhana.
- Untuk menceritakan kehidupan binatang di hutan belantara.
- Untuk melarang kita melakukan pertukaran barang.
- Alasan penulis memilih menggunakan tokoh hewan (fabel) dalam menceritakan konsep ekonomi ini yaitu...
- Agar ceritanya menjadi seram dan menakutkan.
- Karena penulis tidak bisa menggambar manusia.
- Agar materi yang sulit lebih menarik dan mudah dipahami anak-anak.
- Karena hewan lebih pintar mengatur uang daripada manusia.
- Pesan utama yang ingin disampaikan penulis mengenai tujuan diciptakannya uang berdasarkan cerita tersebut adalah...
- Membuat hewan-hewan menjadi kaya raya.
- Memudahkan proses pertukaran barang dan jasa.
- Menghias dompet agar terlihat penuh.
- Menggantikan makanan sebagai kebutuhan pokok.
Tujuan Pembelajaran 4.5.3
Melalui kegiatan mencari informasi tentang sejarah uang dalam kehidupan manusia, peserta didik dapat mencari informasi dari berbagai sumber dengan benar.
- Urutan sejarah perkembangan alat tukar yang benar di Hutan Kelayau berdasarkan cerita tersebut adalah...
- Uang Kayu Angka -> Barter -> Uang Batu.
- Barter -> Uang Batu -> Uang Kayu Gambar -> Uang Kayu Angka.
- Uang Batu -> Uang Kertas -> Kartu Kredit.
- Barter -> Uang Logam Emas -> Uang Kayu.
- Penyebab ditinggalkannya fase 'Uang Batu' dan digantikan dengan fase berikutnya dalam sejarah uang di cerita ini adalah...
- Karena batu memiliki kelemahan fisik (berat dan bentuk tidak seragam).
- Karena batu terlalu berharga untuk dijadikan uang.
- Karena hewan-hewan bosan dengan warna batu.
- Karena batu habis diambil oleh manusia.
- Sumber yang disarankan di akhir bacaan untuk mencari arti kata-kata sulit yaitu...
- Buku Harian Kepala Desa.
- Koran Hutan Kelayau.
- Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).
- Peta Harta Karun.
Kunci Jawaban
- B (Ke Kelinci tidak membutuhkan sendok kayu buatan Ela)
- B (Batu-batu itu terlalu berat bagi tubuh kecil Ti Tikus)
- B (Hewan kesulitan menukar uang jika penjual tidak butuh barang di gambar uang tersebut)
- A (Ia membutuhkan uang kembalian dari penjual)
- B (Untuk menjelaskan sejarah munculnya uang dan kegunaannya secara sederhana)
- C (Agar materi yang sulit lebih menarik dan mudah dipahami anak-anak)
- B (Memudahkan proses pertukaran barang dan jasa)
- B (Barter -> Uang Batu -> Uang Kayu Gambar -> Uang Kayu Angka)
- A (Karena batu memiliki kelemahan fisik/berat)
- C (Kamus Besar Bahasa Indonesia / KBBI)
.png)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar